Loading...

Manajemen Sumber Daya Manusia : Definisi Pembinaan Sumber Daya Manusia Dengan Objek Pegawai Di Dalam Organisasi Menurut Para Ahli

Loading...
Manajemen Sumber Daya Manusia tentang Definisi Pembinaan Sumber Daya Manusia Dengan Objek Pegawai Di Dalam Organisasi Menurut Para Ahli
Halo sahabat MB dimana pun anda berada, di bawah ini saya akan memaparkan tentang materi dan teori Manajemen Sumber Daya Manusia yang berisikan definisi pembinaan sumber daya manusia dengan objek pegawai di dalam organisasi menurut para ahli. Semoga bagi kalian yang sedang membutuhkan artikel ini untuk sebagai syarat melengkapi tugas sekolah, kuliah bahkan untuk tugas akhir/ skripsi agar dapat bermanfaat. Berikut ini adalah penjelasannya.

* Pengertian Pembinaan
Pembinaan memiliki makna yang berdekatan dengan kata bimbingan dengan artian yaitu melakukan pengarahan (mengarahkan), mengembangkan, dan menyempurnakan keahlian seseorang agar menjadi lebih baik sesuai dengan yang diharapkan oleh yang membina. Dibawah ini terdapat beberapa konsep dan teori tentang pembinaan menurut para ahli yakni
Baca juga Definisi Teori, Konsep Dan Managemen Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahli
Manajemen Sumber Daya Manusia : Definisi Pembinaan Sumber Daya Manusia Dengan Objek Pegawai Di Dalam Organisasi Menurut Para Ahli
- Menurut Wibowo (2007:165) sumber daya manusia dalam setiap organisasi, meskipun telah melalui tahap seleksi yang baik namun dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya masih selalu menghadapi persoalan yang tidak dapat di selesaikannya sendiri. Oleh karena itu perlu dilakukan pembinaan sumber daya manusia. 
- Musanef (2000:47) menyatakan bahwa pembinaan adalah segala usaha tindakan yang berhubungan langsung dengan perencanaan, penyusunan, pembangunan, pengembangan, pengarahan, penggunaan serta pengendalian segala-segala suatu secara berdaya guna dan berhasil guna.
- Menurut Thoha (2001:7) Pembinaan adalah suatu proses, hasil atau pertanyaan menjadi lebih baik, dalam hal ini mewujudkan adanya perubahan, kemajuan, peningkatan, pertumbuhan, evaluasi atau berbagai kemungkinan atas sesuatu”.
Baca juga Tujuan Dan Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahli
- Lalu pendapat Widjaja (2000:14) menyatakan bahwa pembinaan adalah suatu proses atau pengembangan yang mencakup urutan-urutan pengertian, diawali dengan mendirikan, membutuhkan, memelihara pertumbuhan tersebut yang disertai usaha-usaha perbaikan, menyempurnakan, dan mengembangkannya. Pembinaan tersebut menyangkut kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pembiayaan, koordinasi, pelaksanaan, dan  pengawasan suatu pekerjaan unutk mencapai tujuan hasil yang maksimal.
Dari beberapa pengertian yang telah ditulis dapat disimpulkan bahwa pengertian pembinaan adalah usaha dan kegiatan untuk meningkatkan efisien, efektifitas,  derajat proporsionalisme, serta peningkatan kualitas kinerja. Pembinaan terhadap sumber daya manusia sangat dibutuhkan dalam peningkatan kualitas kinerja, demikian halnya dengan para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selain bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja, pembinaan terhadap pegawai juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin, etika pegawai dan mengembangkan karir. Dalam pembinaan orang tidak sekedar dibantu untuk mempelajari ilmu murni, tetapi ilmu yang dipraktekkan. Pegawai juga tidak dibantu untuk mendapatkan pengetahuan demi pengetahuan, tetapi pengetahuan untuk dijalankan. Dalam pembinaan orang dilatih untuk mengenal kemampuan dan mengembangkannya, agar dapat memanfaatkannya secara penuh dalam bidang hidup atau kerja mereka.
Manajemen Sumber Daya Manusia tentang Definisi Pembinaan Sumber Daya Manusia Dengan Objek Pegawai Di Dalam Organisasi Menurut Para Ahli
Baca juga Sistem Karier Dalam Pembinaan Pegawai
- Menurut Wursanto (1989:11) Sasaran pokok pembinaan pegawai negerti sipil (PNS) dapat meliputi beberapa hal sebagai berikut:
a. Memupuk kesetiaan dan ketaatan pegawai kepada pancasila, UUD 1945, Negara dan pemerintah sehingga pegawai hanya mengabdikan diri kepada kepentingan negara dan rakyat.
b. Satuan-satuan organisasi harus mempunyai jumlah komposisi dan mutu pegawai sesuai dengan jenis dan besarnya beban kerja yang menjadi tanggung jawabnya.
c. Meningkatkan adanya rasa pengabdian, rasa tanggung jawab, kesungguhan dan kegairahan bekerja bagi segenap pegawai untuk melaksanakan tugasnya dan mencapai prestasi kerja sebaik-baiknya.
d. Mengembangkan sistem karir dan prestasi kerja pegawai yang sebaik-baiknya.
e. Mengadakan tindakan yang korektif tegas terhadap pegawai yang nyata-nyata melakukan pelanggaran terhadap norma-norma kepegawaian.
f. Meningkatkan adanya tata usaha kepegawaian dan pensiun yang tertib dan serasi  serta terpelihara dengan baik secara terus menerus sehingga setiap data kepegawaian yang diperlukan dapat diketemukan  dalam waktu yang relative singkat.
Baca juga Fungsi Dan Kegiatan Manajemen Sumber Daya Manusia
Dalam rangka usaha untuk meningkatkan mutu dan keterampilan serta memupuk kegairahan bekerja maka perlu dilaksanakan pembinaan PNS dengan sebaik-baiknya atas dasar sistem karier, sehingga dengan demikian dapat dikembangkan kemampuan dan bakat yang ada pada diri masing–masing PNS secara wajar.
- Dalam kaitannya dengan pembinaan Pegawai menurut Saksono (1995:30-31) sistem pembinaan terbagi menjadi tiga sistem antara lain:
  1. Sistem Kawan ( Patronage system)
Sistem kawan adalah suatu sistem kepegawaian yang bersifat subjektif, artinya pengangkatan seorang Pegawai berdasarkan hubungan pribadi antara pihak yang mengangkat dengan pihak yang diangkat.
  2. Sistem Kecakapan (Merit System)
Sistem kecakapan adalah sistem yang objektif dimana pengangkatan Pegawai didasarkan pada kecakapan yang dimilikinya.
  3. Sistem karier (Career System)
Sistem karier adalah suatu sistem kepegawaiaan yang mendasarkan pengangkatan pertama pada kecakapan Pegawai yang bersangkutan.
Itulah Manajemen Sumber Daya Manusia tentang Definisi Pembinaan Sumber Daya Manusia Dengan Objek Pegawai Di Dalam Organisasi Menurut Para Ahli

Daftar Pustaka / Source:
* Teori pada buku yang di terbitkan oleh Wursanto pada tahun 1989
* Teori pada buku yang di terbitkan oleh Saksono pada tahun 1995
* Wibowo. 2007. Manajemen Kinerja. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada
* Musanef. 2000. Manajemen Kepegawaian di Indonesia. Jakarta: Haji Masagung
* Thoha, Miftah. 2001. Pembinaan Organisasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
* Widjaja, A.W. 2000. Administrasi kepegawaian. Jakarta: Raja Wali
Loading...
Loading...