Loading...

Pengertian, Fungsi Dan Jenis Otot Serta Cara Kerja Otot

Pengertian, fungsi dan jenis otot serta cara kerja otot adalah materi pelajaran biologi yang akan dibahas dengan lengkap pada artikel berikut ini. Adapun sub pembahasan mengenai otot dalam sistem gerak pada manusia yang akan di uraikan yakni sebagai berikut :

1. Pengertian otot.
2. Fungsi otot.
3. Jenis-jenis otot lengkap dengan ciri-cirinya.
4. Cara kerja otot.
5. Kelainan pada alat gerak aktif.

Pengertian otot

Definisi otot adalah sekumpulan sel otot yang membentuk jaringan. Otot adalah alat gerak yang berfungsi menggerakkan tulang. Sel-sel otot mempunyai kemampuan berkontraksi (bentuk sel otot memendek) dan melakukan relaksasi (kembali ke ukuran semula). Oleh karena itu jaringan otot disebut sebagai alat gerak aktif.
Pengertian, Fungsi Dan Jenis Otot Serta Cara Kerja Otot

Fungsi otot

Fungsi lain dari otot-otot dalam tubuh manusia adalah dukungan. Otot rangka terus bekerja untuk mendukung tubuh dan membantu untuk mempertahankan postur, apakah seseorang duduk atau berdiri. Otot-otot ini juga mendukung, menstabilkan dan memperkuat sendi dengan memegang tulang dalam posisi yang tepat, terutama didaerah dimana bagian-bagian dari sendi tidak cocok bersama erat seperti bahu dan pinggul.
Baca juga Pengertian, Fungsi Dan Macam Tulang Rangka Manusia
Otot rangka juga sangat penting didalam menentukan kekuatan tubuh secara keseluruhan dan kemampuan untuk melakukan berbagai tugas fisik. Mempertahankan otot yang kuat sangat membantu untuk kesehatan umum dan kesejahteraan. Pada manusia terdapat #3 jenis jaringan otot yaitu otot polos, otot lurik dan otot jantung. Berikut Penjelasannya.

#3 jenis otot lengkap dengan ciri-cirinya

Pada sistem gerak manusia terdapat tiga jenis otot. Adapun #3 jenis otot dengan ciri-ciri sebagai berikut :

1. Otot polos
Ciri-ciri otot polos adalah antara lain yakni sebagai berikut :
a. Berbentuk gelendong, memanjang dan ujung runcing.
b. Jumlah inti sel satu dan terletak di tengah.
c. Tidak mempunyai garis melintang.
d. Bekerja secara Involunter (arti involunter adalah diluar kehendak).
e. Kecepatan kontraksi paling lambat.
f. Mampu berkontraksi lama dan tidak cepat lelah.
g. Terdapat pada dinding penyusun organ-organ tubuh bagian dalam. Contohnya seperti saluran pernapasan, saluran pencernaan, saluran reproduksi, pembuluh darah dan getah bening.

2. Otot lurik (otot serat / otot rangka)
Ciri-ciri otot lurik adalah antara lain yakni sebagai berikut :
a. Berbentuk memanjang, silindris dan ujung tumpul (serabut).
b. Jumlah inti sel banyak dan terletak di tepi.
c. Terdapat garis melintang.
d. Bekerja secara Volunter (arti volunter adalah sesuai kehendak).
e. Kontraksi paling cepat, akan tetapi mudah lelah.
f. Menempel pada rangka atau tulang.

3. Otot jantung
Ciri-ciri otot jantung adalah antara lain yakni sebagai berikut :
a. Berbentuk memanjang, silindris, serabut sel bercabang dan menyatu.
b. Jumlah inti sel banyak terletak di tengah.
c. Terdapat garis melintang.
d. Memiliki discus interkalaris (arti discus interkalaris adalah pertemuan dua sel yang tampak gelap jika dilihat dengan mikroskop.
Baca ini Pengertian, Fungsi Dan Bagian Mikroskop Dan Cara Menggunakan Mikroskop
e. Bekerja secara Involunter (arti involunter adalah diluar kehendak).
f. Kontraksi bersifat kuat dan berirama.
g. Antara serabut otot jantung terdapat cabang yang disebut dengan sinsitium.
h. Terdapat pada dinding jantung.

Cara kerja otot

Berdasarkan cara kerjanya, otot dibedakan menjadi dua macam. Adapun #2 cara kerja pada otot dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Otot sinergis
Otot sinergis adalah adalah otot-otot yang saling bekerja sama, artinya adalah otot-otot tersebut berkontraksi dan berelaksasi bersama-sama. Otot sinergis terdapat pada beberapa organ sebagai berikut :
a. Otot-otot antar tulang yang bekerja sama ketika menarik napas.
b. Otot pronator yang menyebabkan gerak pronasi (menelungkupkan telapak tangan), saat tulang pengumpil dan tulang hasta dalam keadaan sejajar.
c. Otot supinator yang menyebabkan gerak supinasi (menengandahkan telapak tangan), saat tulang hasta dan pengumpil dalam keadaan menyilang.

2. Otot antagonis
Otot antagonis adalah dua otot yang bekerja berlawanan. Artinya adalah apabila yang satu berkontraksi, maka otot yang lain melakukan relaksasi. Otot antagonis terdapat pada otot bisep dan otot trisep. Otot bisep adalah otot yang memiliki dua ujung tendon (hubungan antara tulang dan otot) dan terletak di lengan atas bagian depan. Otot trisep adalah otot yang mempunyai tiga ujung tendon dan terletak di lengan atas bagian belakang.

Kelainan pada alat gerak aktif

1. Atrofi
Atrofi adalah mengecilnya ukuran otot karena otot tidak di gunakan dalam jangka waktu yang lama.
2. Hipertrofi
Hipertrofi adalah ukuran otot yang bertambah (otot pada atlet binaraga) karena aktivitas otot yang kuat.
3. Tetanus
Tetanus adalah penyakit infeksi oleh bakteri clostridium tetani yang membuat otot kejang, diawali otot rahang, lalu disusul oleh otot dada dan anggota tubuh yang lain.
4. Kaku leher (stiff)
Kaku leher (stiff) adalah otot leher meradang yang terjadi karena gerak hentakan.
5. Keram
Keram adalah otot kejang yang terjadi karena aktivitas otot yang terus-menerus.

Demikian pembahasan mengenai pengertian, fungsi dan jenis otot serta cara kerja otot.