Loading...

Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Loading...
Sistem peredaran darah pada manusia adalah materi pelajaran biologi yang akan dibahas dengan lengkap pada artikel dibawah ini. Adapun sub pembahasan mengenai materi sistem peredaran darah pada manusia, fungsinya dan keterangannya yang akan di uraikan yakni sebagai berikut :

1. Komponen sistem peredaran darah manusia.
2. Fungsi darah.
3. Darah, pembuluh darah dan jantung.
4. Mekanisme kerja jantung.
5. Jenis-jenis peredaran darah manusia.
6. Penggolongan darah.
7. Tabel penggolongan darah.
8. Gangguan sistem peredaran darah manusia.

Komponen sistem peredaran darah manusia

Darah adalah alat transportasi atau alat pengangkutan yang paling utama dalam tubuh kita. Masih ingatkah kamu apa saja fungsi darah ? ada beberapa fungsi penting darah bagi tubuh, yaitu sebagai berikut :
Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

#3 fungsi darah

1. Mengangkut sari-sari makanan dari usus dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.
2. Mengangkut sisa-sisa metabolisme sel untuk dibuang di ginjal.
3. Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh.

#3 komponen sistem peredaran darah pada manusia

Berikut dibawah ini adalah tiga komponen sistem peredaran darah yang ada pada manusia yaitu darah, pembuluh darah dan jantung. Berikut penjelasannya:

#1. Darah
Darah terdiri atas :
a. Plasma darah (cairan darah)
Plasma darah atau disebut juga dengan cairan darah. Plasma darah (cairan darah) terbagi menjadi 2 yaitu antaralain sebagai berikut :
1. Serum.
2. Fibrinogen.

b. Sel darah
Didalam sel darah terbagi menjadi 3 yaitu antara lain sebagai berikut :
1. Erosit
Ciri-ciri erosit sebagai berikut :
- Berbentuk cakram bikonkaf (bagian tengahnya lebih tipis dibandingkan dengan bagian tepi).
- Tidak mempunyai nukleus (inti sel).
- Warna kuning kemerah-merahan karena mengandung hemoglobin.

Hemoglobin terdiri atas protein globin yang berkombinasi dengan heme. Heme mengandung besi (Fe2+). Hemoglobin berfungsi mengikat oksigen untuk diedarkan ke seluruh tubuh dan mengikat karbon dioksida untuk dikeluarkan melalui paru-paru. Reaksi pengikatan oksigen dan karbon dioksida oleh hemoglobin sebagai berikut :
Hb + O2 ==> HbO2
Hb + CO2 ==> HbCO2

Dalam 1 mm3 darah terdapat +- 5 juta eritrosit. Pembentukan eritrosit di sumsum tulang, limpa, dan hati. Eritrosit berumur +- 120 hari. Setelah itu, eritrosit mati dan terurai di dalam hati dan limpa. Hasil perombakan hemoglobin diubah menjadi zat bilirubin yang memberi warna pada feses dan urin. Zat besi dan zat lain hasil perombakan eritrosit akan digunakan untuk membentuk eritrosit baru.
2. Leukosit (sel darah putih)
Ciri-ciri leukosit adalah antaralain yakni sebagai berikut :
- Mempunyai inti.
- Tidak berwarna.
- Bentuknya tidak tetap.
- Dapat bergerak amoebid (seperti amoeba).
- Dapat menembus dinding pembuluh darah yang disebut diapedesis.

Leukosit berperan penting dalam proses pertahanan tubuh dengan menghasilkan antibodi dan memakan kuman-kuman atau benda-benda yang masuk ke dalam tubuh (fagositosis). Leukosit dibentuk di dalam sumsum tulang, limpa, dan kelenjar getah bening. Jumlah leukosit pada orang dewasa sehat sekitar 4.000 – 11.000 per mm3, berumur sekitar 2 – 24 hari. Jika jumlah leukosit melebihi keadaan normal disebut leukositosis (leukemia). Jika jumlah leukosit kurang dari keadaan normal disebut leukopenia.

3. Trombosit (keping-keping darah)
Ciri-ciri trombosit adalah antaralain yakni sebagai berikut :
- Bentuknya tidak beraturan.
- Tidak berinti.
- Berwarna putih.

Jumlah trombosit normal pada orang dewasa sekitar 200.000 – 300.000 per mm3 darah. Apabila jumlah trombosit lebih dari 300.000 per mm3 disebut trombositosis. Apabila jumlahnya kurang dari keadaan normal disebut trombositopenia.

Trombosit berperan penting dalam proses pembekuan darah. Proses pembekuan darah dimulai jika terdapat luka pada tubuh yaitu saat trombosit pecah. Skema proses pembekuan darah sebagai berikut :
Skema proses pembekuan darah manusia
Benang-benang fibrin inilah yang berfungsi menutup luka.


#2. Pembuluh darah
Pembuluh darah dibedakan menjadi pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena) dan pembuluh kapiler. Berikut penjelasannya.

a. Pembuluh nadi (arteri)
Pembuluh nadi adalah pembuluh yang mengalirkan darah keluar dari jantung. Pembuluh nadi ada tiga jenis yaitu sebagai berikut :
1. Aorta
Aorta adalah pembuluh nadi yang keluar dari ventrikel kiri.
2. Arteri
Arteri adalah percabangan dari aorta.
3. Arteriol
Arteriol adalah pembuluh nadi yang berhubungan dengan kapiler.

Pada umumnya arteri mengalirkan darah yang kaya oksigen, kecuali pada arteri pulmonalis. Arteri pulmonalis adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah yang kaya karbon dioksida dari ventrikel kanan menuju ke paru-paru.

b. Pembuluh balik (vena)
Vena adalah pembuluh darah yang membawa darah dari bagian atau alat-alat tubuh menuju jantung. Vena ada tiga jenis, yaitu :
1. Vena kava
Vena kava adalah pembuluh balik yang mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung melalui atrium kanan.
2. Venula
Venula adalah vena yang berhubungan dengan kapiler.
3. Vena pulmonalis
Vena pulmonalis adalah satu-satunya pembuluh balik yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru menuju ke atrium kiri.

c. Pembuluh kapiler (pembuluh rambut)
Pembuluh kapiler adalah pembuluh darah yang sangat halus. Fungsi pembuluh kapiler sebagai berikut :
1. Alat penghubung antara arteri dan vena.
2. Tempat terjadinya pertukaran zat-zat antara darah dan cairan jaringan.
3. Menyerap zat makanan yang terdapat di usus.
4. Menyaring darah yang terdapat di ginjal.

#3. Jantung
Jantung adalah organ (alat) pada tubuh manusia yang berfungsi memompa darah keseluruh tubuh. Jantung manusia terbagi menjadi 4 ruangan, yaitu sebagai berikut :
1. Serambi kanan.
2. Serambi kiri.
3. Bilik kanan.
4. Bilik kiri.

Tugas serambi adalah menerima darah, sedangkan tugas bilik adalah melontarkan darah. Karena tugas bilik lebih berat dari tugas serambi, maka dinding bilik lebih tebal dari pada serambi. Bagian kanan dari jantung (serambi kanan dan bilik kanan) selalu ditempati oleh darah yang kotor. Bagian kiri dari jantung (serambi kiri dan bilik kiri) selalu ditempati oleh darah yang bersih.

Mekanisme kerja jantung

Darah kotor (mengandung banyak CO2) dibawa oleh vena cava dari seluruh vena. Organ di dalam tubuh manusia, menuju ke serambi kanan, dari serambi kanan darah mengalir ke bilik kanan, dari bilik kanan darah menuju ke paru-paru dibawa oleh arteri pulmonalis. Dari paru-paru darah di bawa lagi ke jantung (serambi kiri) oleh vena pulmonalis, dari serambi kiri darah menuju ke bilik kiri. Dari bilik kiri inilah darah dibawa keluar oleh arteri terbesar yaitu aorta menuju ke seluruh organ tubuh.

Catatan :
-Semua arteri membawa darah bersih kecuali arteri pulmonalis.
-Semua vena membawa darah kotor kecuali vena pulmonalis.

Peredaran darah

- Peredaran darah manusia disebut peredaran ganda karena terdiri atas peredaran darah kecil dan peredaran darah besar atau peredaran darah yang melewati jantung sebanyak dua kali.
- Peredaran darah kecil adalah peredaran darah dari jantung (bilik kanan) ke paru-paru dan kembali lagi ke jantung (serambi kiri).
Bilik kanan --> paru-paru --> serambi kiri
- Peredaran darah besar adalah peredaran darah dari jantung (bilik kiri) menuju ke seluruh tubuh dan kembali ke jantung (serambi kanan).
- Peredaran darah manusia termasuk peredaran darah tertutup maksudnya adalah peredaran darah yang terjadi di dalam pembuluh kapiler.

Penggolongan darah

Penggolongan darah menurut sistem AB O dikenalkan oleh Karl Landsteiner. Dalam sistem A B O golongan darah terbagi menjadi 4 golongan darah, yaitu golongan darah A, golongan darah B, golongan darah AB, dan golongan darah O. Penggolongan darah dengan sistem A B O didasarkan pada :
a. Ada tidaknya aglutinogen.
b. Ada tidaknya aglutinin.

Keterangan :
a. Aglutinogen adalah protein di dalam sel darah merah yang dapat digumpalkan oleh aglutinin.
b. Aglutinin adalah protein di dalam plasma darah yang dapat menggumpalkan aglutinogen. Aglutinin merupakan zat antibodi.
c. Aglutinogen ada 2 macam, yaitu aglutinogen A dan aglutinogen B.
d. Aglutinin ada 2 macam, yaitu aglutinin α dan aglutinin β.
e. Aglutinin α disebut juga sebagai serum anti A atau penggumpal aglutinogen A.
f. Aglutinin β disebut juga sebagai serum anti B atau penggumpal aglutinogen B.

Tabel Golongan Darah

No Golongan Darah Aglutinogen Aglutinin
1. A A β
2. B B α
3. AB A dan B
-
4. O - α dan β
a. Golongan darah A : Mengandung aglutinogen A dan aglutinin β.
b. Golongan darah B : Mengandung aglutinogen B dan aglutinin α.
c. Golongan darah AB : Mengandung aglutinogen A dan B, tetapi tidak mengandung aglutinin α dan β.
d. Golongan darah O : Tidak mengandung aglutinogen A dan B, tetapi mengandung aglutinin α dan β.

Gangguan sistem peredaran darah manusia

Berikut ini adalah #7 contoh kelainan dan gangguan pada sistem peredaran darah manusia antaralain yakni sebagai berikut :
a. Anemia
Anemia adalah penyakit kekurangan eritrosit. Hal ini disebabkan karena hilangnya darah secara berlebihan atau terlalu lambatnya produksi eritrosit.
b. Hemofili
Hemofili adalah penyakit keturunan dengan gejala darah sukar membeku.
c. Leukemia
Leukemia adalah kanker darah yaitu perbanyakan sel darah putih yang tidak terkendali disertai dengan anemia, sel darah putih memakan sel darah merah.
d. Arterosklerosis
Arterosklerosis adalah penyumbatan pembuluh darah oleh lemak (kolesterol).
e. Thalasemia
Thalasemia adalah penyakit genetik yang ditandai ketidak beraturan bentuk eritrosit sehingga menurunkan kemampuan pengikatan oksigen.
f. Varises
Varises adalah pelebaran pembuluh darah vena.
g. Jantung koroner
Jantung koroner adalah terjadi penyumbatan pada arteri koronia sehingga jantung kekurangan suplai makanan dan oksigen.

Demikian pembahasan mengenai sistem peredaran darah pada manusia.
Loading...
Loading...